oleh

Wujudkan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas, BI Ajukan Anggaran Tahunan 2022

banner 970x90

Jakarta, Mediakonomi .com – Guna mewujudkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, Bank Indonesia (BI) mengajukan rencana Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) Tahun 2022. Pengajuan ATBI sesuai dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU Nomor 6 Tahun 2009.

Dalam siaran persnya, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, Selasa (17/8/2021) menyampaikan, transparansi dan akuntabilitas merupakan bagian dari penerapan prinsip governance oleh BI dalam menjalankan tugas dan wewenang sebagai bank sentral.

banner 970x90

ATBI diajukan kepada DPR RI di Jakarta, Senin (16/8/2021). Rencana ATBI Tahun 2022 yang disampaikan kepada DPR RI mencakup empat hal yaitu Pelaksanaan Tugas Bank Indonesia Tahun 2021, Evaluasi Pelaksanaan ATBI Tahun 2021, Arah Kebijakan Bank Indonesia Tahun 2022, dan Rencana ATBI Tahun 2022.

BACA JUGA  Ketua Satgas Lantik Pokja Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI

Anggaran ini, ujar Erwin, menggambarkan rencana penerimaan dan pengeluaran dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan untuk mendukung pencapaian tugas utama BI seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang. Dalam hal ini juga termasuk anggaran operasional dan anggaran kebijakan baik di Kantor Pusat (KP), Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN), maupun Kantor Perwakilan Luar Negeri (KPwLN).

“Sebagai bagian dari komponen bangsa, BI menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi nyata terhadap perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia dengan mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan BI dan bauran kebijakan nasional di tahun 2022 untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan serta mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional lebih lanjut,” kata Erwin.

BACA JUGA  Harga Patokan Ekspor Pertambangan Alami Kenaikan

Dalam rangka mendukung arah bauran kebijakan dimaksud, BI akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi , serta mengendalikan defisit transaksi berjalan.

BI juga terus memperkuat koordinasi kebijakan moneter-fiskal, termasuk terkait keberlanjutan kontribusi BI dalam pembiayaan untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN). Arah kebijakan BI yang responsif terhadap perkembangan ekonomi terkini, kondisi lingkungan strategis yang selalu bergerak dinamis, serta tantangan dan proyeksi ke depan mewarnai penyusunan Rencana ATBI tahun 2022.

Guna mendukung arah kebijakan yang akan ditempuh pada tahun 2022, BI akan melanjutkan empat transformasi yakni transformasi kebijakan, transformasi organisasi, transformasi SDM dan budaya kerja, serta transformasi digital.

BACA JUGA  Satgas Percepatan Investasi Kunjungi Kalimantan Timur

“Untuk memastikan bahwa Rencana ATBI 2022 telah disusun secara akuntabel, govern, dan mempertimbangkan kesinambungan strategi tahun sebelumnya, penyusunan program kerja dan anggaran tahun 2022 telah dipertajam dan diselaraskan dengan tahapan Strategic Business Plan (SBP) BI tahun 2020-2025, serta memerhatikan pencapaian outcome, output, dan proses program strategis,” jelas dia.

Program kerja dan anggaran yang disusun tersebut dapat mendukung upaya pencapaian Visi BI 2025 yaitu “Menjadi Bank Sentral Digital Terdepan yang Berkontribusi Nyata terhadap Perekonomian Indonesia dan Terbaik di antara Negara Emerging Markets untuk Indonesia Maju”. (Arifin)

banner 970x90

News Feed