oleh

Webbinar Bersama Kemenkop dan UKM, Damping Indonesia Harus Berjuang Di Era Digital

Tangerang, Mediakonomi.com – Bertepatan dengan peringatan hari UMKM Nasional dan rangkaian Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77  dengan tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, Danone Indonesia menggandeng Kampus Bisnis Umar Usman kembali menggelar acara webinar untuk mengawali kegiatan pendampingan UMKM melalui program Damping UMKM dengan tujuan mendukung sektor UMKM agar lebih kuat khususnya saat pemulihan paska pandemi. Kegiatan ini merupakan batch ke 3 pendampingan di tahun 2022 untuk UMKM di Indonesia. Program Damping yang diadakan sejak tahun 2020 ini sudah menyasar ke 4000 lebih penerima manfaat. Pelaku UMKM yang mengikuti program ini akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan dan pendampingan eksklusif selama 1 bulan dari para business coach bersertifikasi.

Webinar pada (Selasa, 16 Agustus 2022) bertema Transformasi Digital Menuju Resiliensi UMKM Lokal kali ini dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI yakni Christina Agustin, APi, MM. Direktur Sustainable Development Danone Indonesia selaku Karyanto Wobowo dan Lily Zulaeha selaku Direktur Kampus Bisnis Umar Usman. Selain itu hadir sebagai narasumber Danu Sofwan, seorang pengusaha nasional yang hits dengan salah satu brandnya Es Teh Indonesia dan Ramu Nostalgia, serta seorang Digital Marketing Expert yaitu Fianda Julyantoro.

Christina menyampaikan bahwa, “pemerintah sangat mendukung dan mengapresiasi program Damping UMKM, tentu agar UMKM di Indonesia semakin bertumbuh dengan potensi potensi yang dimiliki dan tangguh dalam menghadapi segala macam tantangan. Bersama program Damping, kita turut mendukung upaya pemerintah di tahun ke 77 Kemerdekaan Indonesia yang sesuai temanya Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, ungkap Christina.

Dirinya juga menekankan agar UMKM bisa menjadi lebih produktif, inovatif, dan kompetitif. “Melalui pendampingan ini diharapkan, Danone Indonesia, Kampus Bisnis Umar Usman dan Kemenkop dapat terus berkolaborasi untuk membangkitkan semangat kewirausahaan, menuju UMKM Maju dan Berdaya”, tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Karyanto Wibowo dalam sambutannya juga menyatakan komitmen Danone Indonesia dalam mengembangkan UMKM di Indonesia, melalui rantai pasoknya yang melibatkan jutaan UMKM di seluruh Indonesia. “Danone Indonesia berupaya untuk terus mendorong pengembangan bisnis UMKM yang berkelanjutan, memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui program yang bersifat nasional salah satunya melalui program Damping” paparnya

Danu Sofwan selaku narasumber memberikan sharing tentang pentingnya UMKM bertransformasi untuk para peserta. Danu meminta kepada para UMKM agar terus semangat untuk belajar dan berproses. “Sebagai pelaku usaha kita harus siap menghadapi perubahan, jangan pernah meremehkan hal sekecil apapun karena dari situ kita bisa belajar banyak hal. Apalagi di dunia digital saat ini, kita juga harus pandai pandai mengambil peluang yang ada”.

BACA JUGA  OJK Beri Izin Usaha Perusahaan Pergadaian PT Indo Gadai Jaya

Danu memberikan tips kepada para UMKM bahwa saat membuat produk tentu harus matang dalam persiapan, bagaimana caranya agar produk kita bisa membuat orang tertarik lalu penasaran hingga akhirnya pengen coba, membeli sampai ia merekomendasikan ke orang lain.

Setelah materi dari Danu Sofwan, webinar dilanjutkan dengan materi dari Digital Expert Fianda Julyantoro. Fianda mengungkapkan jika pemberdayaan dan pendampingan menjadi sangat penting agar umkm dapat menghadapi persaingan di pasar nasional dan global. “Potensi bisnis di era digital sangat besar, jika kita sebagai pelaku UMKM terlambat untuk belajar maka akan tertinggal lebih cepat. Mau tidak mau semua harus beradaptasi dengan digital, daripada menunda-nunda lebih baik dari sekarang mulai bertransformasi”, ungkap Fianda.

Pemulihan ekonomi nasional tidak lepas dari UMKM, 99% pelaku usaha di Indonesia adalah pelaku UMKM yang menyumbangkan PDB 61% dan menyerap hingga 97% tenaga kerja. Melalui program Damping ini diharapkan akan semakin banyak UMKM dengan produk lokal yang akan menjadi pilihan utama konsumen.

BACA JUGA  H-10 s.d H-1 Lebaran 2022, Jasa Marga Catat 1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

UMKM bisa dikatakan sebagai sektor penggerak roda perekonomian, dan tidak dipungkiri ketika pandemi melanda Indonesia dan dunia, sektor UMKM lah mampu bertahan meskipun harus ekstra berjuang.

Sesi webinar ditutup dengan pemaparan tentang program Damping batch 3 yang akan dimulai bulan September 2022. Dibuka kesempatan untuk 300 pelaku usaha yang ingin mendapatkan pelatihan kewirausahaan dan pendampingan eksklusif dengan para coach tersertifikasi. Informasi lengkap program Damping dapat masyarakat akses melalui Instagram @damping_id atau website Damping Indonesia.

Tentang Grup Danone di Indonesia

Danone merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Danone beroperasi di 130 negara dengan jumlah karyawan lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia. Di Indonesia, bisnis Danone terdiri atas dua kategori produk yang berfokus pada kesehatan masyarakat di setiap tahapan kehidupan yaitu, Danone Waters yang memproduksi Air Minum dalam Kemasan & Minuman non Karbonasi dengan produknya seperti AQUA, Mizone, VIT, VIT Levite dan Danone Specialized Nutrition dengan produknya seperti SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil, Bebelac, Nutrilon Royal dan nutrisi medis. Grup Danone di Indonesia memiliki 25 pabrik dengan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang.


Webbinar Bersama Kemenkop dan UKM, Damping Indonesia Harus Berjuang Di Era Digital