oleh

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang di Jabar Turun, Non-bintang Malah Naik

banner 970x90

Bandung, Mediakonomi.com – Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Barat (Jabar) pada bulan Mei 2021 mengalami penurunan, sedangkan TPK untuk hotel non-bintang malah naik. Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar pada bulan Juli 2021, TPK hotel bintang turun sebesar 2,68 persen dan TPK hotel non-bintang naik sebesar 1,92 poin.
Secara keseluruhan, TPK hotel di Jabar pada bulan Mei 2021 masih berkisar antara 30 persen yakni 30,58 persen. Artinya selama bulan Mei 2021 sebanyak 69,42 persen kamar hotel di Jabar dalam keadaan tidak terisi. Persentase ini mengalami penurunan sebesar 1,59 poin dibandingkan TPK pada bulan April 2021 yang mencapai 32,17 persen.
“TPK hotel bintang mengalami penurunan sedangkan hotel nonbintang mengalami peningkatan sepanjang bulan Mei 2021. Secara umum TPK turun,” kata Kepala BPS Jabar Dyah Anugrah Kuswardhani ketika mengumumkan perkembangan TPK di Jabar pada awal bulan Juli lalu.
TPK hotel bintang pada Mei 2021 sebesar 35,72 persen, sedangkan untuk bulan April mencapai 38,40 persen. Sementara untuk hotel nonbintang, TPK bulan Mei mencapai 18,41 dan pada bulan April 2021 mencapai 16,49 persen.
TPK tertinggi menurut kelas hotel bintang tercatat pada hotel bintang 5 yang mencapai 48,59 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 22,60 persen.
Sementara TPK tertinggi untuk hotel nonbintang terjadi pada hotel dengan kelompok kamar 25-40 sebesar 21,11 persen. Sedangkan TPK hotel nonbintang yang terendah sebesar 11,96 persen terjadi pada hotel dengan kelompok kamar kurang dari 10 unit.
Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang Mei 2021 tercatat 1,58 hari dan di hotel nonbintang selama 1,19 hari. Tamu asing menginap di hotel bintang rata-rata selama 4,79 hari dan di hotel nonbintang selama 1,23 hari.
“Data lainnya tamu asal Indonesia menginap rata-rata selama 1,56 hari di hotel bintang dan 1,19 hari di hotel nonbintang,” ujar Dyah.
Diinformasikan juga kunjungan wisatawan asing ke Jabar masih sepi karena adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke wilayah Jabar pada bulan Mei 2021 sebanyak 94 orang, pada bulan sebelumnya 68 orang.
“Dari 94 orang asing itu hanya satu orang yang datang melalui Bandara Husein Sastranegara, sebagian besar datang melalui Pelabuhan Muara Jati Cirebon sebagai kru kapal,” jelasnya.
Jumlah orang asing yang datang ke Jabar pada Mei 2021 mengalami kenaikan sebesar 18,99 persen dibandingkan jumlah orang asing pada periode yang sama tahun 2020 yang mencapai 79 orang. (*)

BACA JUGA  Pelaku Kreatif Kuliner Bandung Inisiasi Wadah Koperasi untuk Permudah Pembiayaan
banner 970x90

News Feed