oleh

Menkeu Optimis Bisa Jaga Penerimaan Negara 2022

banner 970x90

Jakarta, Mediakonomi.com– Berbicara pada pertemuan World Economic Forum Davos: Global Economic Outlook, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan dengan kondisi perkembangan pemulihan ekonomi dan upaya reformasi struktural yang dilakukan oleh pemerintah, ia optimis Indonesia akan mampu menjaga penerimaan negara di tahun 2022.

“Penerimaan negara (Tahun 2021) dikontribusikan oleh kuatnya permintaan yang didukung oleh adanya pemulihan. Walaupun Indonesia sempat terhantam varian Delta, ternyata pertumbuhan di kuartal 3 masih berada di 3,7%. Jika Covidnya dapat ditangani dengan baik, seluruh sektor pulih dengan kuat, saya optimis di tahun 2022 penerimaan negara akan tetap kuat” ungkap Menkeu pada pertemuan yang diadakan secara virtual, Jumat (21/1).

Tahun 2021 dunia mengalami kenaikan harga komoditas yang turut mendorong penerimaan perpajakan. Namun, jelas Menkeu, jika harga komoditas tahun 2022 sudah kembali normal, Indonesia memiliki sektor manufaktur, sektor perdagangan, maupun teknologi informasi yang juga menunjukkan kinerja dan rebound yang kuat.

BACA JUGA  Wamendag: E-Retribusi dan QRIS Jaga Pasar Rakyat dan Sektor Perdagangan

Reformasi struktural pun imbuhnya memegang peranan penting menopang pemulihan di tahun 2022. Indonesia akan mengembangkan industri hilir agar dapat menambah nilai hasil komoditas yang ada. Dengan berbagai aturan baru, Indonesia terus meningkatkan iklim investasi, tingkat kompetitif yang lebih kuat dan lebih baik.

“Indonesia akan terus memperhatikan assessmen dan rekomendasi kebijakan yang diberikan kepada Indonesia. Itulah yang dilakukan oleh Indonesia saat ini.” demikian tegas Menkeu.

News Feed