oleh

Kebijakan Fiskal Memberikan Dukungan untuk Iklim Investasi yang Kondusif

Jakarta, Mediakonomi.com – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, peran kebijakan fiskal antara lain untuk mendukung pembentukan iklim investasi yang kondusif di Indonesia. Salah satu wujudnya adalah pemberian insentif perpajakan untuk berbagai sektor.

Pernyataan Wamenkeu itu disampaikan pada acara ‘Ministerial Round Table Webinar’ yang diselenggarakan oleh Indonesian Petroleum Association (IPA), Rabu (1/9/2021). APBN, kata Suahasil, memberikan berbagai kebijakan fiskal untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Ada insentif perpajakan untuk dunia usaha. Insentif ini juga berlaku untuk perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas atau migas,” ujar Wamenkeu.

Kementerian Keuangan, kata Suahasil, memberikan perspektif luas tentang masalah pajak Indonesia yang juga sangat penting untuk sektor minyak dan gas. Salah satu yang sangat penting menurutnya adalah bahwa saat ini tarif pajak penghasilan badan kita sedang turun.

BACA JUGA  Kemenperin Siap Lahirkan Pelaku Industri Kriya dan Fesyen sebagai Penggerak Ekonomi di Masa Depan

“Tahun ini 22 persen, tahun depan 20 persen untuk pajak penghasilan badan. Dan tentu saja, ini untuk semua sektor, ini untuk semua perusahaan,” tambahnya.

Selain untuk meningkatkan iklim investasi, pemberian insentif tersebut juga ditujukan agar perusahaan bisa menekan tingkat kerugian akibat dampak pandemi Covid-19. Selanjutnya perusahaan mampu menyehatkan kondisi keuangan untuk mempertahankan usahanya dalam situasi pandemi Covid-19.

Mulai tahun lalu pemerintah juga memberikan insentif pajak yang berbeda. Ini dimaksudkan untuk mengurangi beban, terutama beban arus kas perusahaan. Adanya pengurangan PPh pasal 21, pasal 22, dan pasal 25 juga diharapkan dapat memberikan ruang gerak bagi perusahaan sektor migas untuk melewati pandemi ini.

BACA JUGA  IHSG di Prediksi Menguat Terbatas untuk Perdagangan Hari Ini

“Pemerintah berkomitmen bahwa kami sangat ingin mendukung sektor minyak dan gas dan saya mendorong sektor minyak dan gas untuk menggunakan berbagai insentif yang diberikan pemerintah khusus untuk sektor minyak dan gas, serta untuk seluruh sektor ekonomi . Jadi menurut saya itulah peran khususnya kebijakan fiskal yang saya yakini bisa dimanfaatkan oleh sektor migas,” kata Wamenkeu. (*)

banner 970x90

News Feed