oleh

Itjen Kemenperin Rutin Menggelar Monev Program DAK

Jakarta, Mediakonomi.com – Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian (Itjen Kemeperin) memikul tanggung jawab untuk melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan program Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang industri. Karena itu secara rutin dan berkala, Itjen Kemenprin melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap program DAK untuk mengetahui pertanggungjawaban dalam penggunaan anggarannya.

Inspektur Jenderal Kemenperin, Masrokhan menyebutkan, salah satu fokus jajarannya pada tahun ini adalah melakukan kegiatan monev atas program DAK Fisik Bidang Industri Kecil dan Menengah yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin.

“Industri kecil dan menengah merupakan sektor yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu Kemenperin memberikan perhatian khusus pada IKM,” kata Masrokhan di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

BACA JUGA  KemenkopUKM Gandeng Kementan dan IPB Kembangkan Korporatisasi Petani

Masrokhan menyampaikan, salah satu tantangan yang dihadapi dalam pengembangan sentra IKM yang ada di berbagai wilayah Indonesia sampai saat ini di antaranya adalah kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki serta kelemahan dalam aspek legalitas serta kelembagaan IKM-IKM anggota Sentra.

Dalam upaya mengatasi kendala tersebut, Ditjen IKMA Kemenperin mengalokasikan anggaran melalui program DAK Pembangunan dan Revitalisasi Sentra-sentra IKM. Pada tahun 2016, anggaran DAK Fisik Bidang IKM melalui Ditjen IKMA telah dikucurkan sebesar Rp166,3 miliar untuk 149 kabupaten/kota.

Selanjutnya pada tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp161,5 miliar untuk 113 kabupaten/kota. Pada tahun 2018, pagu alokasi menjadi sebesar Rp173,7 miliar untuk 73 kabupaten/kota dan pada tahun 2019 menjadi Rp178,3 miliar untuk 79 kabupaten/kota.

“Sedangkan tahun 2020, alokasi anggaran meningkat menjadi Rp400 miliar untuk 106 kabupaten/kota dan menjadi Rp750 miliar untuk 162 kabupaten/kota pada tahun 2021,” jelas Masrokhan.

BACA JUGA  Kemenperin Dorong Pengembangan Industri Pengolahan Porang

Adapun fokus monev yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kemenperin meliputi aspek ketercapaian output dan outcome, transparansi dan akuntabilitas laporan realisasi penggunaan keuangan dan realisasi pembangunan/pengadaan fisik kegiatan, serta ketercapaian kinerja yang diperjanjikan dari program DAK fisik bidang IKM.

“Meskipun terjadi pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian nasional secara keseluruhan, pada tahun 2020 hingga 2021, Program DAK Pembangunan dan Revitalisasi Sentra-sentra IKM masih terus berlanjut pelaksanaannya, bahkan pagu anggarannya meningkat cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya,” tutur Masrokhan.

Melalui program pembangunan dan revitalisasi tersebut, sentra-sentra IKM diharapkan dapat turut berperan bagi pemulihan IKM-IKM yang terdampak pandemi.

“Sebagai pertanggungjawaban atas pemanfaatan keuangan negara yang telah dialokasikan, menjadi penting juga untuk melakukan penilaian dan evaluasi secara berkelanjutan atas efektifitas pelaksanaan Program DAK Fisik Bidang IKM tersebut,” tambahnya.

BACA JUGA  Kemenperin Terus Tingkatkan Kualitas SDM Industri Otomotif

Lewat kegiatan pengawalan Monev oleh Itjen Kemenperin ini, Program DAK Pembangunan dan Revitalisasi Sentra-sentra IKM yang dilaksanakan oleh Ditjen IKMA dalam masa pandemi ini akan tetap mampu memenuhi capaian kinerja yang ditetapkan, antara lain beroperasinya sentra IKM, kesesuaian pelaksanaan dengan ketentuan, dan pemanfaatan secara berkelanjutan atas sentra IKM yang dibangun atau direvitalisasi.

“Dengan demikian, diharapkan hasil pelaksanaan Program DAK Fisik Bidang IKM mampu secara efektif dan berkelanjutan mendukung penguatan kompetensi, peningkatan kapasitas, kualitas dan daya saing IKM-IKM di berbagai wilayah Indonesia untuk menggerakkan daya ungkit ekonomi daerah sekitarnya dan mendukung kemajuan perekonomian nasional,” kata Masrokhan. (Zainal, sumber Kemenperin)

banner 970x90

News Feed