oleh

BI Menarik 20 Jenis Pecahan Uang Khusus Tahun 1970-1990

Jakarta, Mediakonomi.com – Bank Indonesia (BI) membuat keputusan untuk menarik dan mencabut 20 jenis pecahan Uang Rupiah Khusus (URK) tahun emisi 1970 sampai dengan 1990 dari peredaran. Penarikan dan pencabutan URK tersebut dilaksanakan melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.23/12/PBI/2021 tanggal 30 Agustus 2021.

“Dengan demikian, terhitung tanggal dimaksud URK tersebut tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono kepada wartawan, Senin (30/8/2021).

Adapun URK yang dicabut dan ditarik dari peredaran terdiri dari:

  1. Uang Rupiah Khusus Seri 25 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun Emisi 1970 sebanyak 10 (sepuluh) pecahan;
  2. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1974 sebanyak 3 (tiga) pecahan;
  3. Uang Rupiah Khusus Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1987 sebanyak 2 (dua) pecahan;
  4. Uang Rupiah Khusus Seri Perjuangan Angkatan ’45 Tahun Emisi 1990 sebanyak 3 (tiga) pecahan;
  5. Uang Rupiah Khusus Seri Save The Children Tahun Emisi 1990 sebanyak 2 (dua) pecahan.
BACA JUGA  Menteri BUMN Pastikan Rakyat Mendapat Obat Terapi Murah COVID-19

Bagi masyarakat yang memiliki URK tersebut dan ingin melakukan penukaran, mereka dapat menukarkannya di bank umum terhitung sejak 30 Agustus 2021 sampai dengan 29 Agustus 2031 atau 10 tahun sejak tanggal pencabutan.

Penggantian atas URK tahun emisi 1970 sampai dengan tahun emisi 1990 yang dicabut dan ditarik dari peredaran sebesar nilai nominal yang sama dengan yang tertera pada URK dimaksud.

“Layanan penukaran juga dapat dilakukan di Kantor Pusat maupun Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia dengan mengacu pada ketentuan atau informasi yang disampaikan mengenai jadwal operasional dan layanan publik BI,” jelas Erwin.

Penggantian atas URK dalam kondisi lusuh, cacat, atau rusak dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Bank Indonesia mengenai pengelolaan uang rupiah yaitu i) Dalam hal fisik uang Rupiah logam lebih besar dari 1/2 ukuran aslinya dan ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya diberikan penggantian sebesar nilai nominal uang Rupiah yang ditukarkan dan ii) Dalam hal fisik uang Rupiah logam sama dengan atau kurang dari 1/2 ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.

BACA JUGA  Dorong Pemuda Berkontribusi Dalam Visi Indonesia 2045

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan penukaran di seluruh kantor BI untuk tetap menjalankan protokol Covid-19,” kata Erwin. (M. Gunawan, sumber BI)

banner 970x90

News Feed