oleh

Aturan Diskon Pajak Mobil Baru dan PPN Properti Sudah Final

Jakarta, Mediakonomi.comMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, aturan turunan untuk diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan diskon pajak atas pembelian rumah (PPN DTP) sudah ditandangani. Aturan akan keluar setelah selesai diundangkan dan saat ini menurut Kemenkeu, proses pengundangan tengah berlangsung. Adapun insentif ini akan diatur dalam dua Peraturan Menteri Keuangan (PMK). “Untuk PMK sektor otomotif maupun perumahan keduanya sudah saya paraf dan sekarang sedang dalam proses pengundangan. Itu artinya, mendapatkan nomor dari Kemenkumham,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK, Rabu (2/2/2022).

Sri Mulyani menambahkan, aturan tersebut bisa saja keluar pada hari ini jika proses pengundangan berjalan lancar. Ia pun memastikan penerbitan aturan tak akan memakan waktu yang lama. “Kalau hari ini selesai, ya, langsung akan diumumkan hari ini juga. Jadi lebih kepada masalah pengundangannya, sudah selesai semua,” ucap Sri Mulyani. Sebagai informasi, diskon PPnBM diberikan untuk kendaraan bermotor dengan harga di bawah Rp 200 juta (LCGC). Adapun PPnBM yang seharusnya dikenakan mencapai 3 persen. Namun khusus kuartal I-2022, pemerintah tidak mengenakan pajak (pajak 0 persen) alias memberi diskon PPnBM DTP sebesar 3 persen. Besaran diskon pajak ini kemudian dikurangi sedikit demi sedikit di tiap kuartal. Pada kuartal II, pemerintah hanya memberi diskon sebesar 2 persen sehingga pembeli perlu membayar PPnBM sebesar 2 persen.

Kemudian di kuartal III, diskon PPnBM kembali dikurangi hanya sebesar 1 persen. Dengan kata lain, pembeli perlu membayar PPnBM sebesar 2 persen sisanya. Kemudian, diskon berhenti di kuartal IV 2022. Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan diskon PPnBM untuk otomotif dengan rentang harta antara Rp 200 juta – Rp 250 juta. Biasanya untuk tipe tersebut, pemerintah mengenakan diskon PPnBM sebesar 15 persen. Diskon ini pun hanya berlaku di kuartal I-2022. Lalu, besaran diskon PPN DTP properti alias diskon pembelian rumah mendapat diskon 50 persen untuk harga rumah sampai Rp 2 miliar. Tadinya, diskon pajak untuk pembelian rumah sampai Rp 2 miliar mencapai 100 persen alias benar-benar dibebaskan. Pengurangan diskon serupa juga berlaku untuk harga rumah dari rentang Rp 2 miliar – Rp 5 miliar yang hanya mendapat diskon 25 persen saja.

BACA JUGA  Wamendag: E-Retribusi dan QRIS Jaga Pasar Rakyat dan Sektor Perdagangan

*red



Aturan Diskon Pajak Mobil Baru dan PPN Properti Sudah Final